Tag
Waktu berjalan begitu cepat. Ujian Akhir Nasional (UAN) baru saja usai. Rasanya baru kemarin Mia diantar ibunya untuk mendaftar sebagai calon siswi baru di sekolah itu. Tidak ada kecemasan yang berarti bagi Mia mengenai hasil UAN-nya. Ia seratus persen yakin bahwa dirinya akan lulus. Kalaupun ada kecemasan dalam batinnya, itu semua tentang Faisal, teman sekelasnya yang namanya mulai meroket semenjak cerbungnya diterbitkan mading sekolah setiap hari Senin, Rabu, dan Jum’at. Continue reading »